Masjid Peradaban Asy Syafaat Buka Program I’tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan 1447 H, Kuota Terbatas 80 Peserta

Malang – Masjid Peradaban Asy Syafaat (MPASA) kembali menggelar program I’tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan 1447 H/2026 M. Program ini terbuka untuk umum dengan kuota terbatas hanya 80 peserta.

Kegiatan i’tikaf akan dimulai pada Selasa, 10 Maret 2026, dengan batas akhir pendaftaran pada Senin, 09 Maret 2026.

Program ini menjadi momentum bagi kaum muslimin dan muslimah untuk menghidupkan 10 malam terakhir Ramadhan, fase paling istimewa dalam bulan suci yang di dalamnya terdapat Lailatul Qadar.

Ketentuan Peserta

Panitia menetapkan beberapa syarat bagi peserta:

  • Muslim dan muslimah
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Diperbolehkan membawa anak dengan syarat mampu menjaga kesucian dan ketenangan masjid
  • Wajib mengikuti tata tertib serta menjaga kebersihan dan kerapian
  • Kuota maksimal 80 orang
Fasilitas yang Disediakan

Peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas penunjang ibadah, di antaranya:

  • Sahur GRATIS
  • Takjil dan buka puasa GRATIS
  • Imam qiyamul lail hafidz Al-Qur’an
  • Ruangan ber-AC
  • 8 kamar mandi
  • Area parkir luas
  • Kajian keislaman dari para asatidz Malang Raya
Rangkaian Kegiatan

Selama program berlangsung, peserta akan mengikuti agenda ibadah terstruktur:

  • Qiyamul lail
  • Sahur bersama
  • Shubuh berjamaah
  • Kajian Shubuh
  • Ifthor dan buka bersama
  • Kajian Tarawih
  • Ibadah mandiri peserta

Program ini dirancang untuk menghadirkan suasana ibadah yang fokus, tertib, dan kondusif di penghujung Ramadhan.

Keutamaan I’tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan

I’tikaf bukan sekadar tradisi, tetapi sunnah yang memiliki landasan kuat dalam Al-Qur’an dan hadits shahih.

Allah SWT berfirman:

“…Dan janganlah kamu campuri mereka (istri-istrimu), sedang kamu beri’tikaf dalam masjid…”
(QS. Al-Baqarah: 187)

Ayat ini menunjukkan bahwa i’tikaf adalah ibadah yang diakui dan disyariatkan dalam Islam.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, disebutkan:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beri’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau wafat.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ semakin mengencangkan ibadahnya pada sepuluh malam terakhir, membangunkan keluarganya, dan menghidupkan malam dengan ibadah (HR. Bukhari).

Secara sirah nabawiyah, i’tikaf menjadi momentum Rasulullah ﷺ untuk fokus total mencari Lailatul Qadar — malam yang lebih baik dari seribu bulan (QS. Al-Qadr: 3).

Artinya, satu malam ibadah bisa bernilai lebih dari 83 tahun.

Cara Pendaftaran

Bagi yang ingin bergabung, pendaftaran dilakukan dengan format:

Ketik:
Daftar I’tikaf #Nama Lengkap #L/P #Usia #Alamat Domisili

Kirim ke WhatsApp:
0851-1732-1604 (Asakita Media)

Jangan Tunda Kesempatan Ini

Sepuluh malam terakhir Ramadhan bukan fase biasa. Ini adalah puncak. Jika Ramadhan adalah lomba, maka 10 malam terakhir adalah garis finis.

Kuota terbatas 80 orang. Ketika penuh, pendaftaran ditutup.

Jika Anda ingin meraih Lailatul Qadar, memperbaiki hubungan dengan Allah, dan menghidupkan akhir Ramadhan dengan lebih serius, ini momentum yang tidak layak dilewatkan.

Segera daftarkan diri dan ikut meramaikan I’tikaf 10 Hari Terakhir Ramadhan 1447 H di Masjid Peradaban Asy Syafaat.