
The Art of War dalam Advokasi: Menguatkan Iman dan Strategi Membela Kebenaran
Ocean Garden Soehatt menjadi saksi berlangsungnya sharing session bertajuk “The Art of War dalam Advokasi: Membela Kebenaran Bersama Iman”, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Pojok Solusi Umat” yang digagas oleh Masjid Peradaban Asy Syafaat bekerjasama dengan Pusat Bantuan Hukum dan Advokasi Hak Asasi Manusia (PAHAM) Cabang Malang.
Acara yang berlangsung pukul 16.00–19.00 WIB tersebut diikuti 16 peserta. Mereka terdiri dari Pembina, Direktur dan pengurus harian PAHAM Cabang Malang, Ketua Yayasan ASA KITA Malang, serta takmir Masjid Peradaban Asy Syafaat.
Menguatkan Barisan Menjelang Ramadhan
Kegiatan ini digelar dalam rangka mempererat ukhuwah, menguatkan barisan perjuangan dakwah dan advokasi, serta meraih keberkahan Ramadhan.
Momentum ini dinilai penting, mengingat peran advokasi tidak hanya membutuhkan kapasitas intelektual dan strategi, tetapi juga kekuatan iman dan ketahanan jiwa.
Pentingnya Kekuatan Ruhiyah
Dalam kultum (kuliah tujuh menit), Ust. Adriano Rusfi, S.Psi., menekankan pentingnya mendidik dan menjaga kekuatan ruhiyah dalam menghadapi tantangan zaman.
Menurutnya, perjuangan membela kebenaran bukan sekadar soal argumentasi dan keberanian, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual.
Tanpa fondasi ruhiyah yang kuat, aktivis dakwah dan advokasi akan mudah goyah oleh tekanan sosial, opini publik, maupun kompleksitas persoalan hukum.
“Perjuangan membutuhkan iman yang kokoh. Kekuatan jiwa adalah benteng utama dalam menghadapi dinamika kehidupan modern,” pesannya.
Advokasi Butuh Mental Tangguh
Senada dengan itu, Wakil Direktur Operasional PAHAM Indonesia, Agung Muji Restiono, S.Pi., SH., MH., menekankan pentingnya ketahanan mental bagi pengurus harian yang setiap saat menangani beragam kasus hukum masyarakat.
Ia menegaskan bahwa advokasi bukan sekadar aktivitas teknis hukum, tetapi amanah perjuangan yang membutuhkan integritas, kesabaran, dan kekuatan spiritual.
“Setiap kasus adalah ujian. Tanpa ruhiyah yang kuat, advokasi bisa melelahkan secara emosional. Karena itu, penguatan iman menjadi kebutuhan mendasar,” ujarnya.
Ruang Strategis Pojok Solusi Umat
Program “Pojok Solusi Umat” dirancang sebagai ruang kolaborasi, penguatan kapasitas, sekaligus wadah silaturahim antar pejuang dakwah dan advokasi. Tidak hanya membahas isu hukum, tetapi juga membangun ketahanan spiritual dan visi perjuangan bersama.
Melalui forum seperti ini, diharapkan lahir barisan yang solid, strategis, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai iman dalam setiap langkah perjuangan.
Ingin Mendapatkan Penguatan dan Solusi?
Bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan, penguatan, maupun ruang diskusi strategis seputar persoalan umat, program “Pojok Solusi Umat” – Masjid Peradaban Asy Syafaat terbuka untuk diikuti.
Manfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat diri, memperluas jaringan, dan bergerak bersama dalam membela kebenaran. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kanal resmi Yayasan ASA KITA dan Masjid Peradaban Asy Syafaat.
Karena perjuangan yang kokoh selalu berawal dari iman yang kuat dan barisan yang solid.